Pemkot Jogja Siapkan 3 Lokasi Penampungan Sementara Sampah untuk Mengatasi Penutupan TPST Piyungan
Pemerintahan

Pemkot Jogja Siapkan 3 Lokasi Penampungan Sementara Sampah untuk Mengatasi Penutupan TPST Piyungan

Umbulharjo, (jogja.sorot.co)-- Setelah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan ditutup beberapa hari yang lalu, Pemerintah Kota Jogja langsung mengambil langkah cepat dengan menyiapkan lokasi sementara untuk pembuangan sampah bagi warga. Nantinya, akan disiapkan tiga lokasi penampungan sementara untuk mengatasi situasi ini.

Meskipun detail lokasi penampungan sampah sementara belum diungkapkan mengenai wilayahnya, namun ditegaskan bahwa ketiga lokasi tersebut mampu menampung sekitar 210 ton sampah harian. Ini menjadi langkah penting mengingat jumlah sampah yang dihasilkan oleh penduduk setempat.

"Mulai hari ini, sejumlah depo sudah mulai dibuka secara terbatas bagi warga yang membuang sampah secara mandiri, yakni depo sampah Utoroloyo, Dukuh, Sariloyo, Ngasem, Pengok dan TPS Taman Sari. Tetapi depo lainnya nanti akan kembali dibuka seiring dengan beroperasinya tiga lokasi yang disiapkan itu. Tiga tempat penampungan sementara itu tidak akan saya sebutkan daerahnya dimana tapi yang pasti di luar Cangkringan. Tambah yang di Nitikan jadi ada empat lokasi,'' ucap Pj Walikota Singgih Raharjo, Selasa (25/7).

Menurut Singgih, setiap lokasi penampungan akan memiliki kapasitas sekitar 200 ton sampah, yang sesuai dengan jumlah produksi harian di Kota Jogja. Salah satu lokasi sudah beroperasi, sementara dua lokasi lainnya dijadwalkan dapat digunakan pada akhir pekan ini dan pekan depan. Dengan demikian, diharapkan semua depo di Kota Jogja dapat berfungsi kembali, dan pengepul sampah dapat mengangkut sampah dari rumah tangga seperti biasa. 

"Tapi tetap sifatnya sampah yang dibuang ke depo itu merupakan sampah yang sudah dipilah atau hanya sampah organik. Sementara yang anorganik bisa diolah lagi atau dibuang ke Nitikan," lanjutnya

Selama TPST Piyungan ditutup, Singgih menyampaikan bahwa pihaknya akan meningkatkan edukasi kepada masyarakat melalui peran kelurahan dan kemantren untuk menggalakkan penggunaan bank sampah dan pengolahan sampah dari rumah tangga. Upaya ini diharapkan dapat menekan produksi sampah di Kota Jogja.

Dengan adanya pembukaan 3 lokasi penampungan sampah sementara ini, diharapkan masalah sementara akibat penutupan TPST Piyungan dapat teratasi dengan lebih baik, dan kualitas lingkungan di Kota Jogja tetap terjaga. Semoga langkah ini menjadi langkah positif dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan Kota Jogja ke depannya.