Dinas P3AP2KB Kota Yogyakarta Catat 217 Kasus Kekerasan Hingga Oktober 2023, Perempuan Mendominasi
Pemerintahan

Dinas P3AP2KB Kota Yogyakarta Catat 217 Kasus Kekerasan Hingga Oktober 2023, Perempuan Mendominasi

Umbulharjo, (jogja.sorot.co)--Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Yogyakarta mengungkapkan bahwa angka kekerasan di Kota Yogyakarta hingga akhir bulan Oktober 2023 masih mencemaskan, berdasarkan data dari Sistem Informasi Gender dan Anak (SIGA). Sebanyak 217 kasus telah tercatat.

Dari total jumlah kasus, ternyata korban laki-laki tercatat 31 orang,” jelas Plt Kepala Dinas P3AP2KB Sarmin, saat ditemui di Kompleks Balaikota Yogyakarta, Rabu (29/11).

Menurut Sarmin, korban perempuan mendominasi statistik tersebut, mencapai 186 orang atau sekitar 86 persen dari total kasus. Pada bulan Oktober ini saja, terdapat 23 kasus, dan seluruh korban perempuan. 

Kasus terbanyak, lanjut Sarmin, terjadi di Kemantren Jetis dan Kemantren Umbulharjo, masing-masing sebanyak 4 kasus. Sementara itu, dari total 217 kasus, terdapat 5 kasus melibatkan korban anak pada bulan Oktober 2023.

Total dari bulan Januari hingga Oktober ada 64 anak. 64 Anak tersebut terdiri dari 24 orang anak berjenis kelamin pria, dan 40 orang anak berjenis perempuan,” lanjutnya.

Sedangkan, untuk data yang masuk ke UPT, di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, sampai dengan akhir Oktober 2023 ini ada 168 kasus. DData ini merupakan hasil dari pendampingan dan penyelesaian kasus yang dilakukan oleh lembaga tersebut.

Dari 168 kasus itu, dengan jumlah korban laki-laki sebanyak 25 kasus, korban perempuan berjumlah 143 kasus. Jika dibagi menurut usia sampai dengan akhir Oktober 2023 yang masuk ke Unit UPT dari 168 kasus, 76 diantaranya adalah korban anak-anak, sedangkan lainnya sebanyak 92 adalah korban dewasa,” pungkas Sarmin.